Pertukaran tawanan antara Israel dan Hizbullah yang berlangsung Rabu (16/7) merupakan kemenangan besar bagi Hizbullah setelah perang 34 hari melawan Israel pada tahun 2006 lalu. Hizbullah dan para pendukungnya mengungkapkan kegembiraan dan sukacitanya menyambut para tawanan yang telah dibebaskan Israel. Berbeda dengan situasi di Israel yang menyambut tawanannya dengan dukacita dan susana berkabung.

Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah melakukan penyambutan langsung kelima tawanan Libanon yang dibebaskan Israel, dalam acara penyambutan di selatan kota Beirut. Puluhan ribu pendukung Hizbullah datang dengan membawa bendera Hizbullah yang berwarna kuning dan hijau, merayakan “kemenangan” mereka. (more…)

Hasil polling yang dilakukan Saban Center di Brookings Institution, Washington baru-baru ini menunjukkan bahwa pimpinan Hizbullah Hassan Nasrallah menjadi tokoh pemimpin yang paling dikagumi di dunia Arab saat ini.

Hasil polling dipublikasikan hari Rabu (16/7) bersamaan dengan berlangsungnya proses pertukaran tawanan antara Israel dan Hizbullah. Polling melibatkan 4.000 responden dari negara Mesir, Arab Saudi, Libanon, Maroko, Yordania dan Uni Emirat Arab.

Sekitar 26 persen responden mengatakan bahwa pemimpin yang paling mereka kagumi adalah Hassan Nasrallah, bahkan di negara-negara yang mayoritas penduduknya Muslim Sunni seperti Mesir, Maroko dan Yordania.

Setelah Nasrallah, 16 persen responden memilih Presiden Suriah Bashar al-Assad dan 10 persen responden memilih Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad sebagai pemimpin yang paling mereka kagumi saat ini. (ln/presstv) (www.eramuslim.com) (16-7-’08 )

Assalamu ‘alayka yaa Amiiral Mu’miniina wassalaamu ‘ala Abii ‘Abdillahil Husain

Salah satu warisan berharga dari Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib atau Imam Ali adalah kitab Nahj al-Balaghah, sebuah kumpulan khotbah, surat, dan aforisme yang disusun oleh Syarif Radhi. Melalui pemetaan Syahid Muthahhari dalam bukunya Tema-tema Pokok Nahj al-Balaghah, saya merasa bahwa pengenalan saya dengan kata-kata Imam Ali ini terlalu lambat, suatu hal yang diakui juga oleh Muthahhari. (more…)

1. Imam Ali kw: “Marah adalah seburuk-buruknya sahabatmu: ia menampakkan aib, memendekkan keburukan, dan menjauhkan kebaikan”. (Ghurar al-Hikam) (16-7-2008; 09:30:10)
2. Imam Ja’far as: “Orang yang memohonkan ampunan dari dosa sambil ia terus saja melakukannya adalah orang yang melecehkan Tuhannya.” (Al-Kafi, 2: 504) (11-7-’08 ; 09:30:12)
3. Nabi saw: “Allah haramkan surga kepada orang yang bermulut kotor, kasar, tak punya rasa malu, tak peduli apa yang diomongkannya kepada orang dan apa yang diomongkan orang kepadanya.” (al-Bihar 79) (0-7-’08 ; 09:30:06)

1 : Hari lahir Imam Muhammad Baqir as, Imam ke-5
3 : Hari kesyahidan Imam Ali Hadi as, imam ke-10
5 : Hari kelahiran Imam Ali Hadi as
10 : Hari kelahiran Imam Muhammad Jawad, imam ke-9
12 : Hari kesyahidan Abbas bin Abdul Muththalib, paman Nabi saw
13 : Hari kelahiran Imam Ali bin Abi Thalib as
20 : Hari kelahiran Sakinah binti Husain as
24 : Perang Khaybar
25 : Hari kesyahidan Imam Musa Kazhim as, imam ke-7
26 : Hari wafatnya Abu Thalib, paman Nabi saw
27 : Mikraj Nabi saw
28 : Awal perjalanan Imam Husain ke Karbala tahun 60 H
29 : Perang Tabuk

Doa Setiap Bakda Salat Fardu di Bulan Rajab (more…)

1. Imam Jafar Shadiq, “Thalabtu nural qalb, fawajadtuhu fit-tafakkur wal bukaa. Aku mencari cahaya hatiku. Aku dapatkan itu dalam tafakur dan tangisan.” (Tuhaf al-’Uqul 208 ) (7-7-2008; 09:30:09)
2. Imam Ali as: “Istasyir ‘aduwwakal ‘aaqil wahdzar ra’ya shadiiqikal jaahil” (Tanyalah pendapat musuhmu yang cerdas dan berhati-hatilah dengan pendapat kawanmu yang jahil) (al-Ghurar) (4-7-’08; 09:30:10)
3. Nabi saw: “Manusia yang paling lapar adalah orang yang mencari ilmu, manusia yang paling kenyang adalah orang yang tidak mau mencarinya.” (Kanz al-Ummal, 28932 ) (2-7-’08; 09:45:06)

Dari milis tetangga, ada khazanah klasik yang seyogianya diperhatikan.


Rajab menandai peringatan kelahiran Imam pertama kaum Muslim, kekasih kita, Imam Ali. Beliau adalah orang yang tak tertandingi dalam hal keberanian, pengorbanan, komitmennya pada Islam dan kesetiaannya kepada Nabi . (more…)

1. Nabi saw: “Jangan menyusahkan dan jangan disusahkan. Allah akan menyusahkan orang yang suka menyusahkan. Allah akan mempersulit orang yang suka mempersulit.” (al-Kanz 9518 8) (25-6-’08; 09:30:21)
2. Imam Ali: “Biasakan lidahmu dengan perkataan yang menyejukkan dan membahagiakan, pasti banyak pecintamu dan sedikit pembencimu.” (Syarh al-Ghurar 4:329) (11-6-2007;09:30:08 )
3. Imam Husain bin Ali: “Dalam mengucapkan salam, ada 70 kebaikan: 69 bagi yang mengucapkan dan 1 bagi yang memberikan jawaban.” (Al-Bihar 78:120 ) (09:32:09)

Bahasa Indonesia memang lebih nyaman. Coba aja ngomong kalimat-kalimat di bawah ini.

Bahasa Indonesia:
‘Tiga nenek sihir melihat tiga buah arloji merk Swatch. Nenek sihir mana melihat pada arloji Swatch yang mana?’

Dalam bahasa Inggris:
‘Three witches watch three Swatch watches. Which witch watch which Swatch watch?

Yang lainnya…

Bahasa Indonesia:
‘Tiga nenek sihir biseksual mengagumi kenop kenop dari tiga arloji Swatch. Nenek sihir biseksual mana yang memandangi kenop arloji Swatch yang mana?’

Dalam bahasa Inggris:
‘Three switched witches watch three Swatch watch switches. Which switched witch watch which Swatch watch switch?

Pengin tahu, ternyata bahasa jawa juga gak kalah belibetnya dibanding bahasa Inggris gitu, loh :

Bahasa Indonesia :
Ketika saya kelas 2 (SD) ,pembantu saya grosiran kalung dan (jualan) kolak dari (buah) kolang-kaling (sebanyak) 2 kilo di seberang sungai ..gitu,lho!

Bahasa Jawa (kawi) :
Kolo kulo kelas kalih kuli kulo kulak kalung kalian kolak kolang-kaling kalih kilo kulon kali ..kae, lo! .. :-)

(Dari milis tetangga. Maaf jika repost)

1. Imam Ali: “Di antara orang yang tertipu Tuhan ialah yang terus mengulangi maksiat sambil berharap Tuhan akan mengampuninya.” (Tanbih al-Khawatir, hal.318 (23-6-2008; 09:30:09)
2. Nabi saw: “Bohong lebih buruk dari minuman keras” (Al-Bihar, 72: 236). Jika kamu minum, kamu merusak akalmu sendiri. Jika kamu bohong, kamu merusak akal banyak orang. (20-6-2008; 09:30:07)
3. “Wahai manusia, tidakkah kamu malu? Kamu kumpulkan apa yang tidak kamu gunakan, kamu bangun rumah yang tidak kamu huni, kamu harapkan apa yang tidak kamu capai.” (Jami al-Ahadits 9: 134) (18-6-2008; 09:30:15)

Next Page »